13.2.12

cap go meh

 
  
 
 
 
 
 
  
                                                                         photo by joshua simanjuntak

ada eforia sesaat ketika mata saya menyaksikan masyarakat yang tumpah di jalan Malioboro. malam itu, pukul setengah 7 malam. mereka berkerudung, bertato salib, berpeci. mereka tua-muda berkumpul dalam satu acara bernama cap go meh. 

masih lekat di ingatan saya waktu itu. waktu di mana kebrutalan massa memporakporandakan ruko-ruko milik orang bermata sipit dan berkulit putih. saat itu saya masih berseragam putih abu-abu. saya hanya bisa bergeming menyaksikan mereka berlarian dengan wajah bahagia dengan tangannya menenteng sekardus susu dancow, indomie, dji sam soe, dan entah apalagi. ah, bukan cuma harta, mereka juga membantai orang bermata sipit itu. untuk yang terakhir saya hanya mendengar dan membaca berita, tidak menyaksikan. sungguh bukan cerita yang menarik untuk dikenang. tapi, juga bukan perkara yang gampang untuk dilupakan.

semoga masa kelam itu tak lagi terjadi. bukankah sudah cukup dua kali dalam sejarah kita? tidak perlu ditambah lagi, bukan? selamat tahun baru imlek untuk teman dan saudara yang merayaka :)

4 comments :

  1. nice pict ;)

    sayangnya, kemarin kelewatan hihihihi

    ReplyDelete
  2. Enak ya, kalau rukun-rukun terus kayak gini. Rasanya damai.. ^_^

    ReplyDelete
  3. seru cap go meh nya.
    ini nih baru namanya "indahnya kebersamaan"

    ReplyDelete
  4. serba salah mbak, kalau mau datang diacara ginian, dan turut menyuarakkan..

    Karena bagi beberapa orang, mengikuti suatu acara yang tidak terdapat dalam agamanya, berarti mengakui adanya agama dalam acara tersebut:)

    ReplyDelete